metode penelitian sejarah

Metode Penelitian Sejarah (Terlengkap)

Sabahat SMKN2BS, kali ini kita akan bahas soal metode penelitian sejarah, bagaimana sebenarnya penelitian sejarah itu, mulai dari riset hingga penulisan.

Sebelum masuk kepada metode penelitian sejarah, pada bagian awal ini kita akan bahas dulu pengertian sejarah, untuk memudahkan kita memahami pembahasan selanjutnya.

Pengertian Sejarah

Secara harfiah, sejarah berasal dari bahasa Arab “syajarah”, yang mempunyai arti pohon. Namun, sesungguhnya pengertian sejarah ini diadopsi dari bahasa Yunan “Istoria”, yang merupakan asal kata “Historia” dalam bahasa Latin, dan dalam bahasa Perancis yang “histoire”, serta dalam bahasa Inggris “history”.

Arti dari itu semua adalah pencarian, penyelidikan, dan penelitian. Orang Yunani menambahkan arti kata tersebut yaitu catatan atau cerita dari hasil pencarian.

Secara ringkas, ada tiga arti sejarah, antara lain:

  1. Sejarah sebagai peristiwa: Merupakan kenyataan masa lalu, atau kegiatan atau peristiwa yang dilakukan oleh manusia pada masa lampau.
  2. Sejarah sebagai cerita: Merupakan catatan dari peristiwa atau kejadian manusia tersebut.
  3. Sejarah sebagai ilmu pengetahuan: Merupakan Proses dan teknik pencatatan peristiwa masa lampau.

Dapat disimpulkan bahwa sejarah ini terjadi pada masa lampau yang meninggalkan jejak (terdapat bukti) sebagai sumber sejarah. Maka sejarah dapat diketahui oleh peneliti dan disampai sejarawan berdasarkan sumber sejarah tadi.

Pengertian sumber sejarah adalah peninggalan masa lalu yang dapat dijadikan untuk menyusun sejarah.

Metode Penelitian Sejarah

metode penelitian sejarah lengkap

Pengertian metode penelitian sejarah adalah kumpulan prinsip dan aturan secara sistematis sebagai panduan efektif untuk mengumpulkan bahan sumber dari sejarah, menilai dan menguji sumber tersebut secara kritis, dan kemudian menyajikannya dalam bentuk tulisan.

Dari sana dapat kita simpulkan dan rangkum bahwa metode sejarah merupakan cara sistematis untuk mencapai kebenaran peristiwa masa lampau (sejarah).

Ada empat langkah-langkah penelitian sejarah, antara lain:

Heuristik

Heuristik (heurishein dalam bahasa Yunani) yang berarti memperoleh. Sehingga, metode heuristik adalah adalah proses mencari dan menemukan sumber-sumber dan bukti sejarah yang dibutuhkan. Ada dua sumber sejarah, yaitu antara lain:

a. Sumber primer: sumber ini berasal langsung dari pelaku sejarah, contoh: naskah, prasasti, dokumen, artefak, video, foto, bangunan, dll. Misalnya prasasti kebon kopi, dll.

sumber sejarah primer
sumber sejarah premier

b. Sumber sekunder: sedangkan sumber sekunder adalah sumber yang berasal dari pihak yang bukan pelaku sejarah. Contoh: laporan penelitian, ensiklopedia, buku, catatan lapangan peneliti, dan lainnya.

sumber sejarah sekunder
sumber sejarah sekunder

Heuristik ini tidak memiiki aturan umum, ini seringkali merupakan keterampilan dari sejarawan dalam menemukan dan menggali sumber-sumber dan bukti-bukti sejarah.

Setidaknya ada empat tantangan yang dihadapi ketika mengumpulkan sumber-sumber sejarah, antara lain:

  • Bahasa: bahasa seringkali menjadi kendala, karena bahasa dari sumber sejarah bukanlah bahasa yang saat ini dipakai. Terkadang bahasa pada sumber sejarah adalah bahasa kuno zaman dahulu.
  • Usia sumber sejarah: Usia sumber sejarah yang sudah tua bisa menjadi kendala, usia yang tua kadang sulit untuk disentuk dan digunakan (rapuh).
  • Akses sumber sejarah: kendala selanjutnya adalah akses sumber sejarah itu sendiri. Karena tidak semua bisa dengan mudah mengakses sumber tersebut.
  • Sulit dipahami: Beberapa sumber sejarah sulit dipahami, karena terkadang menggunakan tulis tangan.

Verifikasi atau Kritik Sumber

Langkah selanjutnya setelah melakukan pencarian sumber-sumber sejarah, langkah selanjutnya adalah penilaian atau pengujian terhadap sumber-sumber tersebut, penilaian ini menggunakan sudut padang kenyataan.

Tahap pengujian ini sering disebut dengan verifikasi atau kritik sumber. Berikut ini adalah kritik yang dilakukan, antara lain:

a. Kritik estern (autentisitas)

Kritik ini merupakan kritik terhadap keaslian dari sumber-sumber sejarah. Aspek yang dikaji dalam kritik estern adalah waktu, bahan pembuat sumber, dan verifikasi keaslian sumber.

Contoh: materi sumber sejarah dan pelaku sejarah

b. Kritik intern (kredibilitas)

Kritik intern ini merupakan kritik kredibilitas sumber. Disini sumber baik itu kebendaan maupun tulisan diuji.

Interpretasi/Eksplanasi

Langkah selanjutnya interpretasi, interpretasi artinya adalah penafsiran makna dan fakta yang ada, serta menafsirkan hubungan antar fakta yang ada yang dilakukan secara objektif.

Penulisan Sejarah/Historiografi

Langkah terakhir adalah konstruksi atau penyusunan dan penulisan sejarah, penulisan sejarah ini dilakukan dengan bahasa yang sederhana, lugas dan ilmiah. Nah, hasil dari sinthese atau penyusunan dan penulisan ini disebut karangan sejarah ilmiah atau Historiografi.

Dalam prakteknya, empat langkah atau metode penelitian sejarah tidak harus dilakukan secara terpisah, keempatnya boleh dilakukan bersilangan. Bahkan terkadang dilakukan bersamaan untuk ketiga langkah awal.

Nah untuk kamu yang ingin melakukan penelitian sejarah, berikut ringkasan prosedur penelitian atau tahapan penelitian sejarah yang harus diketahui:

  1. Menentukan judul dan pokok penelitian. Contoh contoh topik penelitian: perkembangan Islam di tanah Sumatera.
  2. Mencari bukti dan bahan sumber (primer dan skunder) yang diperlukan, langkah ini disebut Heuristik.
  3. Kemudian menguji bahan sumber sejarah dengan kritik estern dan intern.
  4. Dan yang terakhir tahap konstruksi dan komunikasi, yaitu melakukan penyusunan dan penulisan hingga menghasilkan karangan sejarah ilmiah.

Jenis-jenis Penelitian Sejarah

Penelitian sejarah atau histories ini setidaknya ada beberapa macam, antara lain:

Jenis-jenis Penelitian Sejarah

Penelitian Sejarah Komparatif

Merupakan metode penelitian sejarah yang membandingkan faktor-faktor dari fenomena pada suatu waktu (masa lalu).

Penelitian Yuridis atau Legal

Penelitian sejarah jenis ini menyelidiki hal tentang hukum pada masa lampau.

Penelitian Biografis

Pada jenis penelitian sejarah ini dilakukan penyelidikan tentang kehidupan sesorang dan hubungannya dengan masyarakat. Sumber sejarahnya bisa dari surat-surat pribadi, dll.

Penelitian Bibliografis

Yang terakhir penelitian bibliografis adalah metode sejarah untuk menggali dan menganalisa serta generalisasi pendapat seorang ahli.

Nah, kita sudah bahas metode penelitian sejarah seperti di atas. Sebenarnya apa manfaat sejarah? setidaknya ada 3 yaitu, untuk pendidikan, memberikan pengajaran, memberikan inspirasi, dan rekreatif atau memberikan kesenangan. Simak juga yuk struktur teks laporan hasil observasi!

Leave a Reply