Makanan Pasca Operasi Usus Buntu

Posted on

Saat terkena suatu penyakit, Anda harus menghindari atau bahkan mengkonsumsi beberapa jenis makanan agar penyakit tersebut hilang dengan sempurna. Apalagi saat kondisi Anda baru saja operasi usus buntu, maka makanan merupakan hal yang harus diperhatikan.

Makanan Pasca Operasi Usus Buntu

Makanan bagi orang yang baru saja operasi biasanya berupa makanan lembut yang mudah dicerna. Dengan begitu organ pencernaan manusia tidak bekerja begitu keras setelah melakukan operasi. Hal ini akan membantu penyembuhan terhadap penyakit pula, terlebih penyakit usus buntu.

Makanan Pasca Operasi Usus Buntu

Mengingat penyakit usus buntu berhubungan dan saling berkaitan dengan organ pencernaan, maka Anda harus mengonsumsi jenis makanan berikut ini.

1. Makanan lunak
Makanan lunak akan membantu lancarnya proses pencernaan, terlebih setelah Anda melakukan operasi usus buntu. Makanan lunak yang dimaksud disni tidak selamanya bubur, meski bubur identik sebagai makanan khas orang sakit.

Anda bisa menggantinya dengan oats, nasi lembek, telur rebus, sayur sop, perkedel, dan sebagainya.

Makanan tersebut merupakan jenis makanan yang mudah dicerna dan memiliki rasa bervariasi. Dengan begitu Anda tidak bosan dengan rasa bubur yang itu-itu saja.

2. Buah-buahan
Buah tentu memberi manfaat lebih bagi tubuh Anda, begitupun saat pasca operasi usus buntu.

Buah-buahan yang tidak berserat seperti jeruk, papaya, alpukat, sangat dianjurkan untuk Anda yang baru saja melakukan operasi usus buntu.

Buah-buah tak berserat tersebut akan mempercepat pemulihan usus buntu sehingga bisa berfungsi kembali seperti semula dalam waktu yang cepat.

3. Minum yogurt dan yakult
Kedua minuman ini dipercaya menyehatkan organ pencernaan Anda. Minuman ini mampu membersihkan usus dari bakteri-bakteri jahat yang menjadi penyebab terjadinya peradangan usus.

Oleh karena itu setelah operasi usus buntu, sangat dianjurkan untuk Anda mengonsumsi yogurt dan yakult secara rutin agar tidak terjadi peradangan usus kedua kalinya.

Selain ketiga makanan atau minuman di atas, pasca operasi usus buntu pun Anda harus rajin mengonsumsi air putih. Anjuran minum air putih dalam sehari adalah minimal 8 gelas, hal ini pun akan berpengaruh terhadap organ pencernaan Anda.

Makanan yang Dilarang Pasca Operasi Usus Buntu

Nah, setelah berbicara mengenai makanan untuk penderita usus buntu atau setelah operasi usus buntu, ada pula beberapa makanan yang dilarang Anda konsumsi setelah operasi usus buntu.

Apa sajakah itu? Yuk simak infonya.

1. Makanan padat
Makanan padat ini sebaiknya dihindari dahulu sampai kondisi Anda benar-benar fit. Pasca operasi usus buntu harusnya organ pencernaan Anda tidak boleh bekerja terlau keras, jadi hindarilah makanan padat untuk beberapa waktu pasca operasi usus buntu.

2. Makanan mengandung gula tinggi
Makanan yang memiliki kandungan gula tinggi patut dihindari setelah Anda operasi usus buntu.

Makanan tersebut akan memperlambat proses penyembuhan karena luka jahitan di perut membutuhkan proses pengeringan cukup lama akibat setelah mengonsumsi makanan gula tinggi.

3. Makanan pedas
Bagi Anda yang suka pedas, sebaiknya hindari dulu makanan ini setelah operasi usus buntu. Makanan pedas akan memberi efek panas pada perut Anda yang kemudian menjadi pemicu terjadinya diare.

Hal tersebut juga dapat membahayakan usus pasca operasi, jadi jangan coba-coba mengonsumsi makanan pedas ketika Anda baru operasi usus buntu.

Ketiga makanan tersebut merupakan makanan utama yang harus dihindari pasca menjalanu operasi usus buntu. Selain ketiga makanan tersebut, Anda juga harus menghindari makanan tinggi lemak, tinggi serat, makanan dingin, dan minuman mengandung kafein.

Jadi bukan berarti setelah menjalani operasi kemudian penyakit Anda terangkat dan menghilang begitu saja, Anda perlu menjaga pola makan dan memperhatikan menu makanan yang baik untuk seseorang pasca operasi usus buntu.

I am a Blogger and fast learner, internet enthusiast, and Animal Husbandry Students. Email: egisosilo@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *