7 Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Beragam Kasus (Terlengkap)

7 Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Beragam Kasus (Terlengkap)

Observasi menurut para ahli merupakan kegiatan mengamati atau meneliti suatu hal. Setelah observasi dilakukan, maka laporan hasil observasi akan disusun agar mempermudah penyampaian. Berbicara mengenai teks laporan, terdapat beragam contoh teks laporan hasil observasi yang bisa Anda dapatkan.

Laporan hasil observasi mempunyai ciri, struktur, dan kaidah kebahasaan tertentu sehingga dapat dibedakan dari jenis teks lainnya. Pada umumnya, teks hasil observasi berisi deskripsi bentuk, ciri, serta sifat dari obyek observasi. Namun teks hasil observasi berbeda dengan teks hasil penelitian.

Ciri-Ciri Laporan Hasil Observasi

Sesuai pengertian observasi, LHO harus mampu menjabarkan secara rinci mengenai apa saja yang berhasil diamati selama proses tersebut. Inilah yang menjadi kunci penting bagi sebuah teks hasil observasi agar mudah dipahami dan mampu menyampaikan informasi secara detail.

Teks laporan hasil observasi mempunyai sejumlah ciri-ciri yang membedakannya dengan teks lainnya seperti laporan hasil penelitian. Berikut ini ciri yang perlu Anda ketahui:

  • Obyektif: teks laporan hasil observasi harus dibuat berdasarkan keadaan obyek yang sesungguhnya tanpa pengaruh apapun.
  • Sistematik: laporan harus disusun secara sistematis sesuai dengan aturan dan standar penulisan.
  • Faktual: teks hasil observasi harus dibuat berdasarkan kenyataan yang ditemukan di lapangan dan sudah diuji kebenarannya.
  • Mempunyai obyek: sebuah teks laporan observasi mempunyai obyek yang diteliti seperti hewan, tumbuhan, atau manusia dan benda-benda lain di sekitar lingkungan.

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan hasil observasi harus mengikuti struktur penulisan yang telah ditentukan. Penulisan hasil laporan sesuai dengan struktur baku membuat LHO menjadi lebih mudah diterima oleh pembaca.

Sebagaimana dipakai dalam berbagai contoh teks laporan hasil observasi, terdapat dua struktur utama yaitu klasifikasi dan aspek yang dilaporkan.

Klasifikasi atau pernyataan umum

Klasifikasi adalah pengantar untuk menuju hal yang dilaporkan. Format laporan observasi ini berisi pernyataan umum seperti bahwa benda-benda di dunia dapat dikelompokkan berdasarkan kriteria tertentu. Pada bagian ini, pembaca dituntun untuk memahami obyek yang diobservasi secara umum.

Aspek yang dilaporkan

Struktur ini berkaitan dengan pembahasan atau rincian mengenai obyek yang diamati. Penulisan klasifikasi dapat dimulai dari golongan yang paling kecil hingga paling besar. Dengan kata lain, bagian ini menuliskan informasi secara lebih detail.

Sebagai contoh, obyek observasi dapat dijabarkan berdasarkan perilaku, fungsi, peran, fisik, hingga kepribadian. Dengan penyampaian yang tepat, pembaca dapat memahami aspek yang dilaporkan dengan baik.

Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi

Ketika membandingkan contoh laporan pengamatan dengan laporan observasi sekolah atau laporan lain, Anda akan menemukan sejumlah perbedaan. Aspek dominan yang membedakan antara teks LHO dengan teks lain adalah ciri-ciri bahasa yang dimiliki. Jenis teks ini mempunyai kaidah kebahasaan sebagai berikut:

  • Menggunakan verba rasional, misalnya ialah, merupakan,yaitu, termasuk, meliputi, disebut dan lain sebagainya.
  • Menggunakan frasa nomina yang diikuti oleh pendeskripsi dan penjenis.
  • Menggunakan kata penghubung yang bermakna tambahan, perbedaan, persamaan, atau pilihan.
  • Menggunakan verba aktif alam seperti hidup, makan, berjalan, tidur, dan lain sebagainya.
  • Menggunakan kata-kata teknis keilmuan seperti vegetatif, herbivora, generatif, osteoporosis, dan lain-lain.

Cara Membuat Teks Laporan Hasil Observasi

Setelah mengetahui ciri, struktur, dan kaidah kebahasaan yang digunakan, Anda bisa lebih memahami mengenai teks laporan hasil observasi. Hal ini juga memudahkan Anda dalam membuat sebuah lapor hasil observasi berdasarkan pengamatan yang dilakukan di lapangan.

Terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan untuk membuat teks LHO yang baik dan benar. Berikut ini langkah-langkah tepat membuat teks LHO yang perlu Anda ketahui.

  • Tentukan tema observasi yang akan dilakukan.
  • Tentukan tujuan observasi sehingga terhindar dari observasi yang tidak bermanfaat.
  • Lakukan proses observasi, amati seluruh aspek dari obyek yang diobservasi. Hal ini dapat berupa perilaku, kondisi visual atau fisik, gejala, dan lain sebagainya.
  • Susun aspek-aspek penting yang harus dilaporkan. Tidak semua hal yang dilihat harus dilaporkan secara mendetail sehingga perlu dilakukan pembatasan aspek.
  • Deskripsikan unsur-unsur yang sesuai dengan aspek yang telah ditentukan. Mulailah dari pernyataan umum dan mengerucut pada pernyataan yang lebih khusus.
  • Lengkapi teks hasil observasi dengan data atau gambar sehingga lebih meyakinkan.
  • Buat kesimpulan hasil observasi.

Contoh Teks LHO

Membuat teks LHO tidak terlalu sulit. Namun jika Anda masih belum memiliki bayangan jelas mengenai teks tersebut, ada baiknya jika mencari referensi contoh teks laporan hasil observasi. Simak contoh teks observasi singkat di bawah ini

Contoh teks laporan hasil observasi tentang alam

Pemanasan global atau global warming merupakan sebuah proses peningkatan suhu bumi dari tahun ke tahun. Proses ini disebabkan oleh peningkatan emisi karbon yang berasal dari asap kendaraan maupun aktivitas industri yang menghasilkan gas rumah kaca berupa CO, CO2, dan gas Meta.

Ketiga jenis gas tersebut dapat menimbulkan efek rumah kaca pada lapisan atmosfer bumi. Efek rumah kaca merupakan keadaan di mana sinar UV tertahan di dalam atmosfer sehingga meningkatkan suhu rata-rata bumi. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan level air laut dan mencairkan es di kutub.

Selain itu, ozon (O3) yang terurai menjadi oksigen (O2) dan Unsur O membuat pemanasan global semakin buruk. Penguraian ini membuat ozon yang berfungsi menangkal sinar UV menjadi tidak efektif sehingga menyebabkan sinar UV langsung menembus hingga ke permukaan bumi.

Efek rumah kaca yang menjadi penyebab utama dari pemanasan global merupakan akibat dari ulah manusia. Penebangan pohon, pemakaian listrik berlebihan, dan penggunaan kendaraan pribadi hanyalah beberapa di antara penyebab memburuknya efek rumah kaca.

Contoh teks laporan hasil observasi tentang tumbuhan

Indonesia sebagai negara beriklim tropis merupakan rumah bagi ribuan spesies tumbuhan. Di antara beragam jenis flora yang tumbuh di Indonesia, beberapa di antaranya merupakan tumbuhan langka. Tanah yang subur serta curah hujan tinggi membuat tumbuhan langka berikut ini tumbuh dengan baik.

Raflesia Arnoldi

Teks Laporan Hasil Pengamatan Bunga Rafflesia Arnoldi

Biasa disebut sebagai bunga bangkai, Raflesia Arnoldi mempunyai ukuran yang sangat besar. Bunga ini mempunyai bau yang tidak sedap. Bau tersebut digunakan untuk menarik perhatian serangga dan lalat untuk membantu proses penyerbukan.

Bunga bangkai pertama kali ditemukan di hutan Sumatera, namun kemudian dipindahkan ke Bandung. Raflesia Arnoldi mempunyai kelopak berwarna putih saat mekar dengan mahkota berwarna merah keunguan.

Kantong Semar

Kantong semar merupakan salah satu tumbuhan langka yang tumbuh di Indonesia. Tumbuhan ini mempunyai karakteristik yang unik karena dapat memakan serangga kecil seperti semut, lalat, dan lebah. Tumbuhan ini memiliki kantong yang berfungsi sebagai mulut untuk menjebak serangga.

Saat ini, kantong semar mulai dikembangkan. Tumbuhan berukuran kecil ini dapat ditemukan di beberapa tempat agar terhindar dari kepunahan.

Anggrek tebu

Anggrek tebu adalah salah satu jenis anggrek yang dapat tumbuh hingga 3 meter dengan berat mencapai 1 ton. Karena ukurannya yang cukup besar, tidak heran jika bunga ini disebut sebagai anggrek raksasa. Keberadaan anggrek tebu sangat sulit ditemukan sehingga membuatnya termasuk ke dalam jenis tumbuhan langka.

Pohon cendana

Salah satu tumbuhan langka yang terdapat di Indonesia adalah pohon cendana. Jenis pohon ini mempunyai banyak sekali manfaat seperti pembuatan dupa, sebagai rempah-rempah, hingga pembuatan alat terapi.

Pohon ini terbilang susah untuk dibudidayakan. Tidak heran jika populasi pohon cendana semakin berkurang dari waktu ke waktu.

Contoh teks laporan hasil observasi hewan

Komodo merupakan kadal terbesar di dunia. Binatang ini menjadi endemik di Nusa Tenggara Timur dan dapat ditemukan di beberapa pulau seperti Pulau Komodo, Flores, dan Rinca. Komodo dapat tumbuh dengan panjang hingga 2,5 meter dan berat tubuh mencapai 100 kg.

Hewan melata terbesar ini mempunyai karakteristik kulit yang kasar bersisik dengan warna abu-abu. Bentuk moncong yang lancip memudahkan hewan ini untuk menangkap dan memangsa buruannya. Komodo juga mempunyai kaki yang kuat serta ekor berotot.

Meskipun penglihatannya tidak terlalu baik, komodo mengandalkan indera penciuman yang sangat tajam untuk berburu. Bahkan binatang ini dapat mencium mangsa dari jarak beberapa meter. Komodo memiliki mulut yang sangat berbahaya karena kandungan bakteri yang hidup di dalamnya.

Ketika menangkap mangsa, komodo akan mengejar dan menggigit mangsanya kemudian membuntutinya. Bakteri akan membuat binatang buruan keracunan sehingga komodo dapat memangsanya. Meskipun terbilang ganas, komodo termasuk ke dalam daftar hewan yang terancam punah.

Selain karena perkembangbiakan yang terbilang lambat, komodo juga menjadi incaran para pemburu binatang. Habitat yang mulai rusak dan sering terbakar juga menjadi salah satu alasan mengapa komodo menjadi salah satu binatang yang layak untuk dilindungi.

Contoh laporan hasil observasi lingkungan sekolah

Penghijauan merupakan sebuah proses untuk menanam kembali pepohonan yang ditebang. Meskipun penghijauan identik dengan hutan, proses ini juga dapat dilakukan di lingkungan yang lebih kecil seperti kawasan sekolah, salah satunya adalah di SMA Negeri 3 Bojong.

Penghijauan yang dilakukan di sekolah ini dimulai sejak tahun 2010 dan masih terus berlanjut hingga sekarang. Ada berbagai jenis pepohonan yang ditanam, misalnya pohon beringin, pohon cemara, pohon akasia, dan lain sebagainya.

Selain itu, ada pula pohon buah-buahan yang dapat dimanfaatkan hasilnya seperti pohon mangga, pohon jambu, pohon alpukat, pohon jeruk, dan masih banyak lagi. Yang menarik adalah setiap kelas mempunyai setidaknya satu pohon buah di depan ruangan.

Kegiatan penghijauan dilaksanakan satu tahun sekali di bulan Desember. Setiap siswa diwajibkan untuk membawa satu batang pohon sehingga sekolah dapat mengumpulkan kurang lebih 1000 pohon. Pohon-pohon yang terkumpul kemudian di tanam di area sekolah dan sekitarnya.

Manfaat yang didapatkan dari kegiatan penghijauan sekolah ini adalah untuk memperbaiki kualitas udara di kawasan SMA Negeri 3 Bojong dan sekitarnya. Kegiatan ini juga bermanfaat untuk menumbuhkan rasa cinta lingkungan kepada siswa – siswi SMA Negeri 3 Bojong.

contoh teks laporan hasil observasi tentang alam
Source: uxmastery.com

Contoh teks laporan hasil observasi tentang alam

Tanah longsor adalah fenomena tanah bergerak yang menimbulkan dampak buruk bagi kehidupan manusia. Tanah longsor dipicu oleh beberapa faktor seperti hujan lebat, gempa bumi, erosi, dan getaran mesin atau bahan peledak.

Tanah longsor terjadi akibat adanya pergerakan massa tanah atau batuan dari satu tempat ke tempat lainnya. Kawasan perbukitan dan pegunungan merupakan area rawan tanah longsor karena konturnya yang bertebing-tebing.

Bencana alam ini juga dapat disebabkan oleh perilaku buruk manusia. Penebangan hutan di area pegunungan untuk dijadikan perumahan, penggunaan bahan peledak, atau pengoperasian mesin penggali tanah bisa memicu terjadinya tanah longsor.

Meskipun bencana ini sering kali terjadi secara tiba-tiba, tanah longsor dapat dideteksi sejak dini. Terdapat alat yang dapat digunakan untuk mengetahui pergerakan tanah. Selain itu, masyarakat juga bisa mengamati secara visual apabila terjadi retakan di area tebing atau pada bangunan rumah.

Untuk menghindari kerugian harta maupun jiwa yang besar, masyarakat yang tinggal di area rawan longsor segera dievakuasi apabila terjadi tanda-tanda pergerakan tanah yang membahayakan.

Contoh teks laporan hasil observasi tentang lingkungan hidup

Sungai adalah sumber kehidupan. Selain menjadi tempat tinggal bagi berbagai jenis ikan dan binatang air, sungai juga dapat dimanfaatkan untuk pengairan sawah dan keperluan lainnya. Sayangnya banyak sungai di Indonesia yang tidak terjaga kebersihannya, bahkan tergolong tercemar berat.

Ada banyak sekali faktor yang menyebabkan tercemarnya sungai-sungai di Indonesia. Masyarakat yang masih sering membuang sampah menjadi salah satu penyebab pencemaran sungai. Sampah plastik dan sampah rumah tangga yang mengapung menghambat aliran sungai sehingga menimbulkan banjir.

Tidak hanya itu, aliran yang terhambat juga membuat warna sungai menjadi hitam dan berbau. Hal ini tentu saja sangat mengganggu, terutama bagi warga masyarakat yang tinggal di sekitar sungai. Di samping itu, genangan air juga bisa menjadi sarang bagi nyamuk untuk berkembang biak.

Faktor lain yang menyebabkan pencemaran sungai adalah pelaku industri yang mengalirkan limbah ke sungai. Limbah industri sangat berbahaya karena mengandung zat-zat yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan.

Pembuangan limbah industri menyebabkan air sungai berubah warna, berbau, dan tidak jarang berbusa. Dalam kondisi seperti ini, ekosistem sungai menjadi terganggu bahkan hilang total. Tidak dijumpai lagi ikan-ikan dan binatang air yang tinggal di sungai.

Contoh teks laporan hasil observasi tentang sampah

Sampah adalah bahan tidak terpakai yang dibuang dan dihasilkan dari proses alam maupun aktivitas manusia. Sampah juga dapat diartikan sebagai sisa material yang sudah tidak dibutuhkan dan menjadi ciri bahwa suatu proses telah berakhir.

Berdasarkan jenisnya, sampah terbagi menjadi dua yaitu sampah organik dan non organik. Sampah organik merupakan jenis sampah yang dapat terurai dan membusuk seiring waktu. Yang termasuk ke dalam golongan sampah organik adalah sisa makanan, kayu, dedaunan, dan sayuran.

Sementara itu, sampah non organik adalah sampah yang tidak dapat terurai atau membusuk. Sampah jenis ini membutuhkan proses daur ulang agar tidak mencemari lingkungan. Contoh sampah non organik adalah plastik, kaca, dan logam.

Jenis sampah organik mempunyai banyak manfaat apabila diolah dengan benar. Sisa makanan dan dedaunan dapat diproses menjadi pupuk yang baik untuk tanaman. Proses pengolahan sampah organik juga terbilang mudah dengan bantuan alat komposer.

Sampah non organik yang didaur ulang juga bisa mendatangkan manfaat. Bahkan ada banyak sekali peluang bisnis yang muncul dari sampah-sampah tersebut. Contohnya saja adalah pemanfaatan limbah plastik menjadi tas, pemanfaatan kaca menjadi hiasan meja, dan lain sebagainya.

Dari beberapa contoh teks LHO di atas, Anda dapat mengidentifikasi struktur, ciri, dan pola yang digunakan dalam pembuatan teks laporan hasil observasi. Untuk memperluas pengetahuan Anda, simak juga contoh makalah dan contoh rancangan penelitian.

Leave a Reply