Contoh Resensi Buku Non Fiksi

Contoh Resensi Buku Non Fiksi dan Cara Membuatnya Lengkap

Contoh resensi buku non fiksi – Apa itu resensi? Kata resensi adalah kata yang berasal dari bahasa Latin, yaitu recensere yang berarti “melihat kembali”.

Sedangkan resensi dalam KBBI memiliki terjemahan “pertimbangan atau pembicaraan tentang buku”, “ulasan buku”.

Pengertian Resensi

Resensi buku adalah sebuah tulisan yang mengulas sebuah buku atau membicarakan sebuah buku. Resensi buku ini dibuat oleh pembaca atau penikmat buku, sehingga sudut pandang melihat isi buku mungkin berbeda dengan orang lain.

Sehingga resensi buku non fiksi adalah resensi yang dilakukan terhadap buku-buku yang tidak termasuk dalam kategori fiksi, seperti buku pengetahuan, buku sekolah, motivasi, dan lainnya.

Resensi buku merupakan tulisan yang bukan puisi dan juga bukan merupakan naskah akademik atau ilmiah, jadi kamu bisa bedain ya, kalau tulisan ilmiah itu seperti makalah, tesis, dan lainnya.

Kali ini kita tidak akan bahas itu, kamu bisa melihat contoh makalah di tulisan kami sebelum, atau kamu bisa mempelajari cara membuat essay yang baik itu seperti apa juga di tulisan sebelumnya.

Manfaat Resensi Buku

Setelah tau pengertian resensi buku, kita pasti sudah ada gambaran apa manfaat resensi itu sendiri. Betul sekali, manfaatnya cukup banyak. Mari kita uraikan.

  1. Bagi pembaca: sebagai pertimbangan dan gambaran umum untuk sebuah karya seseorang, sebelum ia membeli atau memilikinya.
  2. Bagi penulis: bisa mendapatkan penghasilan dari resensi buku yang ia buat, serta semakin mengasah tingkat kreatifitasnya adalam menulis.
  3. Bagi penerbit / pihak pemilik karya: mendapat promosi yang mudah dan mengalir dari pembaca yang menulis resensi.

Tujuan Resensi Buku

Setelah mengetahui pengertian dan manfaat resensi di atas, sebagian dari kalian mungkin bertanya, sebenarnya apa saja tujuan resensi buku itu.

Ada beberapa tujuan resensi buku, antara lain:

  • Memberikan informasi dan gambaran sebuah buku calon pembeli, sehingga ia benar-benar membeli buku seperti yang ia butuhkan.
  • Memberikan penilaian terhadap sebuah buku, yaitu kelebihan dan kekurangan buku menurut sudut pandang peresensi.

Unsur-unsur Resensi Buku

1. Judul Resensi Buku

Judul buku harus berkaitan atau selaras dengan judul buku yang diresensi, buatlah judul semenarik mungkin.

2. Data Buku

Kedua, tuliskan identitas buku yang diresensi, data-data buku yang harus dimasukkan dalam meresensi buku antara lain:

  • Judul buku, judul buku yang akan diresensi.
  • Pengarang, penulis buku yang akan diresensi.
  • Penerbit, percetakan yang benerbitkan buku.
  • Tahun terbit, tuliskan tahun buku diterbitkan beserta cetakannya.
  • Dimensi buku.
  • Harga buku.

3. Pembukaan Resensi (lead)

Unsur ketiga ini berisi pengenalan penulis dan buku tersebut, bagian ini uga berisi tentang penulis dan karya lain yang ia punya. Selain itu, prestasi yang pernah diraih penulis, hingga keunikan buku, kesan kita terhadap buku, dan juga perbandingan buku tersebut dengan buku sejenis lainnya.

4. Isi Resensi Buku

Isi resensi membahas sinopsis buku, kelebihan dan kekurangan buku, ulasan gaya bahasa yang digunakan dan kerangka buku.

Kelebihan dan kekurangan isi buku harus ditulis dengan kritis, dibahas secara mendalam, sehingga lebih menarik dan mudah dimengerti oleh pembaca resensi.

5. Penutup Resensi

Unsur resensi buku terakhir adalah penutup, penutup ini berisi alasan hingga sasaran buku yang diresensi itu ditulis, pemaparan kelayakan buku tersebut untuk dibaca, dan kesimpulan penulis dan rekomendasi.

Jenis-jenis Resensi

Sebelum kita lanjut ke cara membuat resensi buku dan contoh resense buku non fiksi, berikut ini ada 3 jenis resensi buku yang sebaiknya kamu tahu.

Resensi Informatif

Resensi jenis ini ditandai dengan penyampaian oleh pembuat resensi yang singkat dan umum dari buku yang ia resensi.

Resensi Deskriptif

Sedangkan jenis resensi deskriptif adalah resensi yang ditandai dengan pembahasa secara detail setiap bagian buku (bab) oleh penulis resensi.

Resensi Kritis

Yang terakhir adalah resensi kritis yang ditandai dengan penulis resensi mengulas sebuah buku dengan metodologi dari ilmu pengetahuan tertentu dan objektif.

Kalau kamu ingin menjadi penulis hebat, maka perbanyaklah baca dan menulis. Proses yang akan membesarkanmu.

Contoh Resensi Buku Non Fiksi

Cara Meresensi Buku

Nah setelah mengetahui pengertian, manfaat dan tujuan, unsur resensi buku, dan jenis-jenisnya. Mari kita lihat bagaimana cara meresensi buku itu.

1. Tentukan Judul

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan buku apa yang akan di resensi dan genrenya. Misalnya, karya buku non fiksi pengetahuan atau motivasi. Peresensi harus tau itu diawal.

2. Baca Buku yang Akan Diresensi

Untuk bisa meresensi sebuah buku, tentunya kamu harus membaca bukunya terlebih dahulu. Bacalah secara saksama dan tarik intisari buku tersebut.

3. Catat Informasi Buku

Catatlah informasi buku sesuai data yang dibutuhkan pada poin data buku di unsur resensi yang sudah dibahas di atas, atara lain judul, pengarang, penerbit, cetakan, dimensi, dan harga buku.

4. Tulis Poin-poin penting Buku

Karena inti dari resensi buku adalah menjelaskan kembali isi, maka mencatat poin-poin penting dari buku yang diresensi adalah penting, catat poin-poin dan kutipan yang kamu anggap penting.

5. Tulis Isi Resensi

Setelah mencatat semua poin-poin penting tadi, langkah selanjutnya adalah menuliskan kembali komentar dan pandangan kamu tentang isi buku tersebut. Langkahnya seperti berikut:

  • Buat informasi tentang buku
  • Buat judul resensi
  • Buat ringkasan garis besar buku
  • Buat penilaian buku tersebut
  • Tuliskan bagian buku yang menonjol
  • Ulas manfaat buku bagi pembaca
  • Ulas kelebihan dan kelemahan buku yang kamu temui
  • Ulas kelengkapan buku, kerangka, penulisan, dan gaya bahasanya.

6. Tulis Kesimpulan

Tulislah kesimpulan kamu tentang buku tersebut, tulis alasan mengapa calon pembaca harus memiliki atau tidak buku tersebut.

Model-Model Resensi Buku

Seperti yang saya singgung tadi, bahwa resensi ini pola penulisan yang beragam. Hal itu bisa disebabkan tingkat keilmuan dari peresensi atau memang pilihan dari mereka.

Ada yang cuma merangkum isi buku atau memendekkan isinya, ada juga yang menjadikannya ajang kritik isi buku dengan argumen yang ia utarakan. Berikut adalah model-model resensi yang umum ada:

Model Rangkuman

Model ini ditandai dengan isi resensinya semata merangkum isi dari buku yang ia resensi secara ringkas, biasanya peresensi seperti ini adalah penulis yang belum lama membiasakan membuat catatan atas buku yang ia baca. Isi dari resensinya tidak mengandung kritik, pujian, dan membandingkan dengan buku sejenis.

Resensi Lebih Dari Dua Buku

Seperti judulnya, model resensi seperti ini adalah menggabungkan kedua buku untuk diulas, ada dua cara yang dilakukan, yaitu mencampur kedua buku dengan satu judul dan bahasan atau mengulas berdasarkan sub bab yang dipecah.

Buku Sebagai Catatan Perjalanan

Resensi pada model ini ditulis dengan menyertakan pengalaman peresensi dan buku yang sedang ia resensi, bentuknya seperti catatan perjalanan.

Model Kritik

Model ini kadang bisa menjadi pembunuh buku yang menyebabkan sebuah karya buku ditarik diperedarannya bahkan dilarang beredar. Model menjadikan kritik sebagai tujuuan utama resensinya, yang biasanya dijadikan bagian kecil dari resensi.

Model Resensi Tempelan

Pada resensi model ini, Kartu Tanda Buku (KTB) dan juga sampul buku hanya dijadikan sebagai tempelan, sedangkan isi resensinya menimbang soal lain.

Model Cerita

Model ini adalah penulisan resensi buku dengan gaya bercerita.

Contoh Resensi Buku Non Fiksi

Berikut kumpulan contoh resensi buku non fiksi yang bisa kami share.

Itulah tadi beberapa contoh resensi buku non fiksi yang bisa kami share. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda tentang cara menulis resensi buku.

Contoh resensi buku non fiksi (motivasi)

Menilik Rahasia Kaya Melalui Science

Resensi Buku Sadar Kayar Mardigu WP

Judul Buku: Sadar Kaya
Penulis: Mardigu WP
Penerbit: TransMedia Pustaka
Cetakan: 1,2015
Jumlah Halaman: 206
Dimensi: 14 x 20 cm
ISBN: (10) 602-1-3629-8

Buku ini telah menjawab banyak pertanyaan penting dalam sejarah umat manusia mencari kemakmuran, jawaban tersebut bahkan tidak ada mirip-miripnya dengan pengetahuan yang biasa didengar sebelumnya. Buku ini mengubah pandangan dan pemahaman selama ini tentang materi dan kemakmuran.

Mardigu WP merunut bagaimana krisi kemakmuran, krisi kepercayaan, dan tertekan masalah ekonomi itu terjadi karena pemahaman akan materialisme yang selama ini dipegang umat manusia, bertolak belakang dengan satu dengan yang lainnya.

Buku ini menjelaskan krisis ekonomi dan keuangan itu bisa dihentikan dengan prosperity consciousness atau kesadaran kaya.

Mardigu WP berpendapat bahwa menjadi kaya tidak harus menjadi pengusaha. Semua orang bisa kaya dengan berbagai macam profesi. Yang dibutuhkan hanyalah prosperity consciousness.

Buku ini menawarkan software kaya yang harus diinstall di fikiran, sehingga uang akan lebih menghampiri. Disusun apik dan terprogram berdasarkan ilmu psikologi terapan. Dilengkapi dengan kisah nyata yang membuktikan teorinya.

Untuk memiliki prosperity consciousness ini seseorang harus memiliki belief system atau ‘sistem keyakinan’ kaya yang tertanam di subconscious atau ‘alam bawa sadar’.

Buku ini mengajarkan mengubah belief system buruk menjadi lebih baik, memahami bahwa fikrian bisa memicu apa yang terjadi, melihat ke dalam diri, mendobrak mitos, harga yang harus dibayar untuk sukses, menentukan tujuan, percaya tuhan, dan tidak membatalkan doa.

Mardigu WP membalut tulisannya dengan kalimat yang menggugah dan menumbuhkan semangat untuk segera mempraktikkan apa yang ditulis.

Contoh resensi buku non fiksi (pelajaran)

Resensi Buku Implementasi Belajar dan Pembelajaran

Judul Buku: Implementasi Belajar dan Pembelajaran
PenulisL Suyono dan Hariyanto
Penerbit: PT. Remaja Rosdakarya
Tahun Terbit: 2015
Jumlah Halaman: 332
ISBN: 978-979692-625-1
Download resensi pdf

Semoga contoh resensi buku non fiksi melengkapi cara meresensi buku di atas, dan semakin membuat kamu jago menulis.

Refrensi

[1] Sasa, D.A. and Dahlan, M.M., 2011. Berguru pada Pesohor: Panduan Wajib Menulis Resensi Buku. Dbuku.

Leave a Reply